Jinhae, Korean Spring Paradise

Standard

Cuaca yang hangat bersahabat, bunga-bunga bermekaran tepat setelah musim dingin, festival-festival bermunculan di setiap sudut kota. Ya, apalagi kalau bukan musim semi. Untuk para travellers yang melancong ke korea, musim semi merupakan musim terbaik untuk menjalankan petualangan anda disini. Dan salah satu tempat terindah untuk travellers menghabiskan musim semi tak terlupakan adalah…. jinhae. loh kok bukan kota-kota besar seperti Busan atau Seoul? belum pernah dengar tentang jinhae ? tenang guys, jinhae memang kota kecil di selatan korea.

jinhae 2

jinhae 1

Letaknya yang berdekatan dengan Busan membuat sinarnya tertutup gemerlap kota Busan dan tempat-tempat shopingnya yang terkenal. kota kecil dipesisir pantai ini hampir tidak memiliki sesuatu yang spesial, sudut-sudut kota yang biasa, pesisir pantai yang penuh sesak akan nelayan, tempat menarik mungkin hanya jinhae tower yang jelas kalah total dibandingkan dengan megahnya Namsan (Seoul) tower, Busan tower ataupun Daegu tower. Tapi setiap tahun antara bulan maret dan bulan april kota ini disulap menjadi ‘surga kecil’ lewat festival spring cherry blossom terbesar dan terindah dikorea, Jinhae Gunhangje Festival. Jinhae sendiri memang terkenal karena memiliki jumlah pohon cherry blossom atau yang lebih familiar dengan nama sakura tebanyak bukan hanya dikorea namun juga dunia. Festival tahun ini berlangsung dari 1-10 april 2014. Berikut adalah spot-spot menarik yang merupakan primadona kota ini pada saat spring :

  1.  Gyeonghwa station.

Gyeonghwa station merupakan stasiun kecil di kota jinhae. Selain musim semi, stasiun ini mungkin hanya stasiun kecil yang tidak menarik perhatian.

gyeonghwa-stationNamun saat musim semi tiba rimbun cherry blosoom membentuk terowongan sakura sepanjang hampir 800 meter. Perpaduannya dengan rel kereta dan kereta api yang lalu lalang dengan perlahan menjadikan tempat ini semakin eksotis dan magnet para turis.

eab2bded9994ec97ad

20140402_120316

Selain menikmati pemandangan yang memanjakan mata, anda juga bisa menikmati jajanan gunhangje festival mulai dari honey waffle, kebab, atau jajanan khas korea seperti otouk. Nyam nyam ^^ sedikit tips dari kami : cobalah datang pada saat weekdays, karena pada weekends tempat ini akan penuh sesak oleh turis lokal yang berpiknik.

PicsArt_1396412962162

2. Mt. Jehwang Park Monorail & Love stairs.

Mt. Jehwang adalah bukit dipusat kota jinhae. diatasnya berdiri kokoh jinhae tower dan terbentang Mt. Jehwang park yang indah, tempat anda bisa melihat seluruh kota jinhae dan keindahan pelabuhan nelayannya. Untuk menaiki bukit ini ada 2 jalan yaitu menaiki monorail dan menaiki tangga ‘1 tahun’. Tenang.. tenang.. yang dimaksud satu tahun bukan durasi waktu kita menaikinya namun jumlah anak tangga nya yang berjumlah 365 seperti jumlah hari dalam satu tahun. Di sepanjang tangga ini juga banyak spot-spot romantis untuk bersantai menikmati keindahan kota jinhae.

Selain menaiki tangga tersebut anda bisa menaiki monorail. Harga tiketnya pun cukup terjangkau yaitu 2000 won untuk sekali jalan. Tips : untuk menghemat energi saat menaiki Mt. Jehwang belilah tiket monorail. Lalu kita bisa menikmati tangga ‘1 year’ ketika turun.

20140402_15585020140402_165252

3. Yeojwacheon Romance Bridge

Yeojwacheon Romance Bridge merupakan rangkaian jembatan kayu yang menyebrangi ‘selokan’ kecil di dekat jinhae station. Namun jangan terkecoh, selokan ini sangat bersih dan tertata dengan sangat rapih. Macam-macam bunga seperti aster kuning dan putih menghiasi pinggiran sungai kecil ini. Namun lagi-lagi yang menjadi atraksi utama adalah terowongan cherry blosoom yang terbentuk sempurna menaungi jembatan kayu dibawahnya, membuat suasana menjadi sangat romantis.

cherry-blossom-festival-in-jinhae-8-jpg

Saat festival gunhangje berlangsung ornamen ornamen seperti lampion, payung dan hiasan-hiasan lainnya membuat pesona tempat ini memancar baik disiang maupun malam hari.

cherry-blossom-festival-in-jinhae-5-jpgYeoJwaCheon II

4. Jinhae tower

cherry-blossom-festival-in-jinhae-6-jpgtempatnya yang berada di sebuah kota kecil di selatan korea mungkin membuat kita semua menganggap remeh menara yang satu ini. Pemandangan malam hari dipuncak menara ini mungkin kalah dengan pemandangan gemerlap kota seoul diwaktu malam. Namun bisa dibilang sunset di puncak menara ini merupakan yang terbaik di korea. Bagaimana tidak, perpaduan antara daratan dan pulau kecil di sepanjang semenanjung korea, pemadangan laut lepas serta aktivitas nelayan dan kapal kargonya, semua dipadukan dengan hamparan karpet merah muda cherry blossom dari kota jinhae yang eksotis. Ya, Spektakuler!

 20140402_171257 20140402_171835

5. Jinhae Fire Work Festival

Puncak perayaan Gunhangje festival adalah jinhae firework festival yang biasanya diadakan pada tanggal 2 april 2014. Setelah seharian berjalan jalan menikmati kota jinhae, mata travellers akan dimanjakan dengan atraksi tarian api dan firework yang indah selama durasi 40 menit.

20140402_202111 20140402_202058 20140402_202046

Tips : datanglah lebih awal, karena untuk medapatkan spot tempat yang strategis karena turis lokal akan memadati area pesisir pantai untuk menikmati moment spring tahunan terbesar di korea yang satu ini.

Nah terakhir, buat kamu para traveller yang ingin bermalam dengan harga yang murah jangan lupa untuk mampir dan menginap di sauna khas korea yang disebut jimjilbang, untuk lebih jelasnya klik disini.

Intinya jika berkesempatan berkunjung ke korea pada bulan april, Jinhae merupakan destinasi wajib yang harus dikunjungi karena panorama dan keindahan cherry blosoom yang spektakuler. Semoga bisa mengulas destinasi lain di kesempatan selanjutnya. Daebak!

Source :

Dokumentasi Pribadi

http://english.visitkorea.or.kr/enu/SI/SI_EN_3_6.jsp?cid=1630721

http://www.boomsbeat.com/articles/736/20140302/50-impressive-photos-of-the-cherry-blossom-festival-in-jinhae-korea.htm

http://discoveringkorea.com/090324/jinhae-cherry-blossom-festival/

“Biasa”

Standard

Ini postingan pertama, namun sudah lama jadi renungan selama ini. kita semua sedikit banyak pasti sudah menghadapi “senang” dan “sedih” nya dunia bukan. banyak hal seperti lulus perguruan tinggi negeri, kena PHK, kena sanksi pendidikan, dapet THR, istri melahirkan, dapet promosi, tidak mencapai target dan masih banyak lagi. ngga usah dikategorikan mana yang “senang” dan mana yang “sedih” kita semua sudah bisa dengan mudah membedakannya bukan?

sekarang coba sekarang kita bayangkan 3 jam kebelakang dari detik anda membaca postingan ini. apakah mengalami salah satu hal yang sebutkan diatas? atau adakah momen besar dalam hidup yang terjadi pada rentang waktu itu? bisa jadi 99% jawabannya tidak ada apa apa. Karena kalau ada mustahil dengan santainya baca postingan orang cupu yang satu ini. hahaha

Ya, justru sebagian besar dari hidup kita adalah rutinitas sederhana yang sangat ‘Biasa’. Sarapan, berangkat sekolah, ibadah shalat 5 waktu bagi yang muslim, bercengkrama dengan teman teman, tidur, dan bahkan buang air. hahaha bener toh? tertawalah, karena dari titik ini kita semua mungkin telah salah.

Menurut saya, Orang hebat bukan orang yang banyak mendapatkan “senang”-nya dunia

Dan bukan orang yang gigih, tegar dan tangguh menghadapi terjangan “sedih”-nya dunia.

Bukan juga orang yang memiliki pengalaman banyak mengarungi keduanya dibandingkan orang lain kebanyakan.

Lalu siapa yang pantas disebut hebat?

Bagi saya orang hebat adalah orang yang menjalani hidup dan sangat sedikit memandangnya sebagai hal yang “biasa”

Ya.

Dia menjalani dunia seperti rutinitas orang kebanyakan, dia makan, bernafas, tertawa, belajar, melihat, duduk…, tapi di setiap nafasnya dia hadirkan rasa syukur akan apa yang rasakan detik itu diatas alam sadarnya. dia memikirkan perjuangan petani saat mengunyah nasi bungkus makan siangnya.

mengingat kasih sayang ibundanya selama ini setiap ia menyentuhkan dahinya ke punggung tangan ibunya setiap hari, mengingat proses fotosintesis saat dia melihat daun, saat berpapasan adik kecil lucu ia mendoakannya agar menjadi anak yang cerdas dan berbakti. saat terjebak macet, tanpa harus mengeluh ia berfikir keras bagaimana dia akan mengurai macet jika suatu saat nanti ia menjadi pengambil keputusan terkait. setiap panca indranya peduli dan terus bergerak mencari hikmah. setiap fenomena kehidupan ia hadirkan diatas alam sadarnya.

Setiap nafasnya adalah renungan, doa, usaha dan solusi.

Dan Baginya dalam hidup ini tidak ada hal yang “biasa”

semoga suatu saat nanti kita semua bisa menjadi seseorang semacam itu. sedikit demi sedikit..