Seoul, when the future meet the past (1)

Standard

Jelas, bicara tentang Republic of Korea memang tak akan lepas dari hingar bingar kota yang satu ini. banyak yang¬†menyebutnya “the Big Apple of Asia”. Ya, Seoul merupakan ibu kota dari korea selatan atau republic of korea. Dengan luas 605.21 km2, kota ini merupakan pusat ekonomi dan pariwisata korea sekaligus menjadi salahsatu alasan utama pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara negara ini mencapai 28,7% (source : http://kto.visitkorea.or.kr/eng/tourismStatics/keyFacts/KoreaMonthlyStatistics.kto).

Kenapa saya tidak membicarakan seoul sejak artikel pertama? karena jelas terlalu banyak yang bisa dibahas dari kota Indah yang satu ini. Sulit mengumpulkan niat untuk mulai membahas kota yang satu ini. Hampura… Dua magnet turis utama diseoul adalah pusat kebudayaan dinasti joseon dan keindahan arsitektur modern serta tata kota seoul. cara paling mudah mengelilingi kota Seoul adalah dengan menggunakan subway dan sistem card payment nya yang praktis. Ane bakal sedikit mengulas mengenai tempat-tempat terbaik seoul macam profesional. ^^,

1. Gyeongbok palace

20140405_152022

Gyeongbok palace adalah istana terbesar yang didirikan oleh Dinasti Joseon pada abad ke-14. pada abad ke 19, istana ini diluluhlantahkan oleh kolonial jepang. Sejak saat itu istana ini perlahan-lahan dipulihkan kebentuk asalnya. kini 40% bentuk awalnya sudah mulai terbentuk kembali seperti sedia kala. Suasana yang paling indah terutama dipuncak musim spring dan fall dimana pepohonan dan rerumputan beraneka warna menghiasi taman istana. Danau atau kolam kolam berbagai ukuran bertebaran memantulkan keindahan bangunan bangunan istana pada permukaan airnya. Setiap pagi sekitar pukul 10 diadakan upacara pergantian penjaga yang selalu menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara.

20140405_152922 20140405_153049

Namun, menurut saya hal yang paling memukau adalah dimana kontrasnya tata kota disekitar bangunan istana. Indahnya bangunan khas dinasti Joseon berpadu dengan bangunan serta hiruk pikuk kota metropolitan dan gedung gedung tinggi disekelilingnya. Dari sini istilah “when the future meet the past”

2. Chonggyecheon stream

Chonggyecheon stream adalah tempat rekreasi dijantung kota seoul berupa aliran sungai kecil yang ditata sedemikian rupa sehingga memancarkan pesona malam yang sangat indah. dihiasi lampu lampu gemerlap sepanjang 8.4 km. pembangunannya sendiri dari tahun ke tahun menuai beragam kontroversi karena chonggyecheon sendiri awalnya merupakan kawasan kumuh dipinggir sungai yang ditutup karena tingkat polusi air yang tinggi.

20140502_215207

Namun dibawah sang pemimpin industri Korea, Park Cung Hae, Conggyecheon diubahnya menjadi salah satu tempat terindah diseoul, jika bukan dikorea. disini sering diadakan beragam festival tahunan korea. Penulis berkesempatan menikmati salahsatu festival nya yaitu Seoul Lantern fastival. Daebak!

20140502_214528

3. Dongdaemun Design Plaza

20140502_150748

Satu lagi keajaiban arsitektur dari seoul yaitu dongdaimun design plaza. Bentuk bangunan penuh sisi-sisi tumpul unik yang menciptakan kesan elegan dan futuristik. didalamnya terdapat berbagai pameran design dan fotografi yang temanya selalu berubah. Dari tempat ini kita bisa membeli tiket langusung untuk menikmati Seoul city tour bus.

20140502_150859 20140502_151102

4. Youido Park dan Youido Hangang Park

Youido park membentang indah sejak diresmikan pada februari 1999. Taman yang bertemakan hutan tradisional Korea ini menyediakan tempat berelaksasi di pavilion-pavilion serta kolam kolam teratainya. Bagi travellers yang suka suasana sejuk dan menenangkan, taman ini merupakan pilihan terbaik.20140502_174859

Diujung taman ini terbentang taman lain yang dinamakan Youido Hangang park.¬† Taman ini terletak dipinggir sungai han dan letaknya tak jauh dari kedutaan besar Indonesia di Seoul. Darisini anda bisa memilih untuk menaiki cruise tour untuk menyusuri keindahan sungai Hangang dan pesisir nya atau sekedar bersepeda santai. Ditaman ini travellers bisa menikmati berbagai streets peformance mulai dari street dance, parody, stand up, acoustic preformance dan masih banyak lagi. pada musim semi, taman ini dipenuhi tenda-tenda masyarakat korea yang ingin menikmati keindahan sakura ūüôā

20140406_135037 20140406_142705

5. King Sejong The Great Memorial Museum

Musium ini didedikasikan untu King Sejong, raja keempat dinasti Jaseon sekaligus pencipta huruf hangul yang sampai sekarang menjadi bahasa kebanggaan rakyat korea. Didalam musium ini kita bisa melihat sejarah perkembangan bahasa Korea, perlengkapan Dinasti joseon, sampai replika kapal perang yang digunakan pasukan kerajaan untuk mengusir jepang pada dinasti joseon. Semua disajikan interaktif menggunakan interface yang memudahkan pengunjung.

20140502_205652

6 (Bonus) Shooting The Avanger 2: Age of Ultron

Alhamdulillah saya berkesempatan untuk melihat langsung pengambilan adegan untuk film yang akan keluar pada tahun 2015 Avanger 2: Age of Ultron yang bertempat di distrik Gangnam. meskipun semua aktor yang terlibat hanya merupakan stuntman, event ini menjadi magnet bagi para turis, terutama para pecinta marvel, Puluhan Costplayer ikut memeriahkan event ini. kita bisa melihat langsung peralatan unik untuk mengambil adegan adegan laga yang dilakukan para stuntman. dalam adegan tersebut dapat dilihat stuntman yang memerankan Black Widow (Scarlett Johanson) melakukan adegan pengejaran menggunakan motor yang menjadi ciri khas Captain America. cek videonya di http://youtu.be/FDx1IVlGBqQ & http://youtu.be/tL8cdVxl6KM

20140406_110028

Sekian bagian pertama ulasan saya mengenai Seoul semoga segera dilanjutkan dengan ulasan selanjutnya, banyak yang dapat kita nikmati dari seoul mulai dari estetika korea tempo dulu sampai dinamika kota metropolitan yang sulit disamai oleh kota-kota lain. sekian ^^~

 

 

 

 

 

 

Busan, Jawel of The Shore

Standard

        Busan, kota terbasar kedua setelah seoul. Dihuni lebih dari 4 juta jiwa, kota ini merupakan pelabuhan tersibuk ketiga didunia. Setengah dari komoditi ekspor korea dikapalkan dari kota yang menjadi tuan rumah pagelaran konfrensi internasional, APEC 2005. Tapi masi sama-sama kesampingkan itu semua, bagi travellers mancanegeara, Busan adalah perpaduan eksotis antara gemerlap kota metropolitan dan suasana pantai yang mendayu-dayu. Alhamdulillah saya berkesempatan mengunjungi kota indah ini 2 kali dan yang terakhir emang rada ngegembel ala ala.

DSC_1121cieilah… yuk kita simak sedikit ulasan mengenai objek wisata busan :

1. Heundee Beach Hyundee merupakan pantai yang terletak di distrik heundee, Busan. Yang menjadikan pantai ini begitu spesial adalah jaraknya yang sangat dekat dengan pusat kota Busan sehingga travellers bakal disajikan pemandangan yang rasanya sulit ditemukan ditempat tempat lain. bayangan gedung gedung pencakar langit seakan mabentengi pantai tempat travellers bisa menikmati sunrise indah kota Busan. suara pekikan seagul memekik keheningan pagi seakan bell dimulainya hari indah di Busan. Festival-festival bulanan seperti festifal seni pasir dan sandslidder menambah keindahan pantai yang satu ini.

DSC_1104

 

2. Guanggali Beach Keindahan suasana malam dari pantai ini akan teringiang dimemori travellers semua. Selain pantainya yang dikelilingi gedung pencakar langit busan namun pantai ini langsung menghadap salah satu ikon ternama Busan, Guanggali Bridge. Setiap bulan Oktober di pantai ini diadakan festival kembang api terbesar Korea yang dikenal sebagai Busan Firework Festival.

DSC_0548

3. Yongdusan Park & Busan Tower Yongdu sebenarnya adalah nama satu dari 3 gunung yang paling terkenal dan membentuk kota Busan. Dipuncaknya terdapat lonceng yang dibangun jepang pada masa kolonialisme kini telah disulap menjadi monumen monumen nasional untuk menghormati korban perang serta panglima-panglima perang. Di taman ini juga berdiri kokoh Busan Tower, salah satu ikon kota Busan. Dari puncaknya kita bisa menikmati indahnya kota ini mulai dari kesibukan pelabuhan Busan, semenanjung serta pulau pulau kecil di ujung cakrawala serta indahnya Gamcheon cultural village.

20140316_175312 DSC_075220140316_170242 4. Gamcheon Cultural Village Jejeran rumah penuh warna, hiruk pikuk pedagang otok, pameraan seni dan kesenian mural. Ya, semua kata itu bisa merepresentasikan Gamcheon Cultural Village. Untuk mencapai tempat ini travellers harus menaiki bis kecil di halte bus jagalchi market. Tempat ini cukup terkenal buat travelles yang punya passion fotografi karena ditempat ini banyak photospot yang menarik. 20140316_124245 20140316_124741 5. Nampo-Dong & (Busan International Film Festival) Nampo dong merupakan jalan di pusat kota Busan yang menjadi pusat perbalanjaan kota eksotis yang satu ini. Selain brand-brand ternama dunia, travellers juga bisa membeli douvenir-soouvenir khas Busan dan street food khas korea seperti bibimbab dan Murnongmyon.20140316_162921

6. Jagalchi Market Pasar ini merupakan pasar seafood terbesar di korea. Makanan laut yang dijajakan disini sangat segar bahkan sebisa mungkin ditangkap hidup-hidup mulai dari Hiu, lobster, gurita, berbagai macam ikan, sampai makanan semacam sea urchin. Bagi travellers yang doyan seafood bisa juga langsung makan siang atau malam langsung dipasar ini karena banyak juga kedai kedai yang menyediakan jasa pengolahan ikan dan bahan laut segar nom nom nom.

 

20140316_150009
DAEBAK!!

Voluntary Work in Daehaminguk

Standard

Pada minggu kedua kedatangan saya di negeri gingseng ini, international office Kumoh National Institute of Technology international student dari berbagai negara ditawari untuk menjadi bagian dalam voluntary activity. kebetulan berdasarkan deskripsi kegiatannya, kegiatan yang dilakukan kebetulan sangat menarik  yaitu memperkenalkan Indonesia kepada anak-anak sekolah sekalgus mengajarkan mereka berbahasa Inggris. setiap voluteer didampingi satu mhasiswa korea dan pendamping saya adalah mahasiswa bernama Shim hyo seob. Saya sudah tak sabar mengajar anak anak highschool korea hahahaha

Activity 1

kegiatan pertama dilakukan tanggal 16 april 2013. ternyata jauh panggang dari api. alasan utamanya adalah karena ternyata kesempatan yang diterima adalah mengajar di sebuah elementary school. Letak elementary school ini di suburb kota Daegu. Bisa dibayangkan kalau mahasiswa korea saja masih banyak yang kesulitan berkomunikasi dengan bahasa Inggris apalagi anak 4 SD nya!!!!! yah tapi dengan metode kuis dan game yang saya bawakan saya pikir mereka cukup mengerti apa yang disampaikan (NB : berkat Shim sebetulnya karena Shim menerjemahkan apapun yang saya ucapkan ke bahasa korea.)

DSC_0377DSC_0345

Anak-anak sangat interaktif dan antusias meski dengan keterbatasan bahasa. pertanyaan yang mereka ajukan pun cukup unik seperti apa pekerjaan orang indonesia, bagaimana bentuk rumah dan keluarga di indonesia atau bagaimana bentuk mobil di Indonesia. padahal mobil dimana juga yah gitu gitu aja -_- yah namanya juga anak anak..

Activity 2

Kegiatan kedua dilakukan pada tanggal 16 Mei 2014. Berkaca dari pengalaman pertama saya, saya lebih memfokuskan ke game lalu materi materi unik seperti lebaran, makanan makanan korea yang mirip dengan indonesia, hewan hewan apa yang ada diindonesia. Amunisi siap persiapan matang, namun lagi lagi ekspektasi jauh dari realita. anak-anak yang harus saya ajarkan bahasa inggris.. kelas 1 SD!!!! Wat?? yah mereka sangat lucu dan menggemaskan, tapi suasana presentasinya bak ricuh sidang DPR membahas UU tenaga kerja (lebay). setiap kalimat disela dengan pertanyaan secara bertubi tubi. pertanyaannya pun jauh lebih ngaco daripada presentasi yang pertama. “kakak, diindonesia ada srigala?” “ada babi gak disana kak?” “di laut ada ikan apa aja?” -__- hahaha yasudah lah, tapi kegiatan kedua ini sangat seru karena selain anak anaknya sangat menggemaskan tapi sekolah kali ini terletak di pinggir gimcheon di salah satu kaki gunung terkenal dikota tersebut. perjalanan 3 jam terbayarkan lunas dengan pemandangan yang disuguhkan. Daebak!

DSC_0923

DSC_0922DSC_0903

 DSC_0894

Activity 3

Kegiatan terakhir dilakukan pada tanggal 13 Juni 2014. Akhirnya dikegatan terakhir bisa presentasi properly karna kali ini yang saya sambangi Gumi middle school..ralat gumi GIRL middle school. Ya, semua murdnya perempuan loh :)) sampai ditempat kita disambut jeritan keras remaja wanita bak menyambut artis k-pop macam Yonghwa atau Kai EXO (serius ga dilebih-lebihkan). yah saya juga sadar ngga ganteng ganteng amat kok kami, tapi karena jarang juga mungkin mereka bisa melihat lawan jenis. hahaha

Bisa dibayangkan pertanyaan pertanyaan yang mereka tanyakan ngga jauh dari profil kita berlima, cowok cowok yang mereka anggap bidadara dari gunung olympus, tidak ada yang berkaitan dengan presentasi tentang Indonesia. “Umur kaka berapa?” “sudah punya pacar?” “bisa nyanyi gak?” “pernah ciuman gak?” -_-

DSC_1384

Dengan berakhirnya voluntary activity terakhir, berakhir juga petualangan misi budaya yang saya emban, memperkenalkan Indonesia kepada dunia. mungkin jauh dari ekspektasi namun saya bisa terus belajar dari pengalaman dan memaksimalkan peran saya untuk negeri dikesempatan mendatang. sedikit kenang kenangan, saya diberi sertifikat langsung dari dinas pendidikan pemerintah provinsi Gyeongsangbuk-do.

20140619_141535[1]

Namun, saya juga berkesampatan menjalani voluntary activity lain yang diselenggarakan English club sebanyak 2 kali, saya akan ceritakan di artikel lainnya. ^^,

 

 

 

 

 

 

Gerak Bro! korean version

Standard

Menjadi insan sehat mungkin suatu anugrah yang paling sering kita nikmati dan paling jarang kita syukuri, tentunya sampai kenikmatan tersebut dicabut.  Indonesia tercatat sebagai negara dengan penduduk yang paling jarang berolahraga, disusul negara tetangga singapura. Penelitian yang dilakukan oleh Fonterra dalam rangka menyambut hari osteoporosis dunia menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang paling tidak aktif di mana 68 persen respondennya menyatakan mereka berolahraga kurang dari tiga kali seminggu. Source : http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=199953

Survei juga menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia ternyata lebih suka mengisi waktu luangnya dengan kegiatan pasif untuk melepas stres, seperti menonton televisi atau film (57 persen), berkumpul dengan teman (49 persen) dan menghabiskan waktu bersama keluarga atau anak (45 persen). Sedangkan mereka yang berolahraga di waktu luang hanya sebesar 26 persen. source :http://us.life.viva.co.id/news/read/467287-studi–rakyat-indonesia-paling-jarang-olahraga

“It is¬†health¬†that is real wealth and not pieces of gold and silver.” – Mahatma Gandhi

Well, mari kita lihat di negara yang sekarang sedang jadi tempat ane berlabuh, south korea. Jujur, penulis belum berusaha mencari tentang data kesehatan atau mortalitas factor di korea. tapi yang saya alami kegiatan dan amati disini begitu luar biasa. bisa terlihat dengan mata telanjang bahwa antusiasme masyarakat untuk menjaga kebugaran dan kesahatanya bertemu dengan semangat pemerintah baik pusat maupun daerah untuk membangun infrastruktur yang menunjang. berikut fakta fakta lapangannya :

1. Alat-alat kebugaran gratis mudah ditemukan disetiap pojok jalan.

mulai dari ibu kota seoul sampai kota kecil seperti Hadong di daerah selatan memiliki standar yang sama untuk infrastruktur yang satu ini. banyak warga mulai dari anak-anak sampai lansia yang menggunakannya untuk mengisi waktu luang sekaligus menjaga kebugaran. daebak!

2. Cycling track dengan pemandangan yang luar biasa

Bersepeda merupakan salah satu cara memperkuat otot dan sistem rangka. Puluhan cycling track dibangun pemerintah korea selatan tentu saja dengan kelengkapan yang tidak main main. pos checkpoint dan reparasi, camping ground, binokular, serta jembatan-jembatan khusus sepeda dibangun tentu saja dengan budget yang tidaklah sedikit. pembangunan infrastruktur tersebut juga dibarengi dengan perencanaan tata kota yang baik sehingga sangat bersahabat untuk para pecinta sepedah.

3. setiap kota memiliki standar fasilitas penunjang kesehatan yang baik

Lapangan sepak bola, basket, gymnasium, running track, tenis, futsal dan sebagainya sangat mudah ditemukan seluruh kota dan sebagian besar terbuka untuk umum dan gratis. kebanyakan ditempatkan didekat lembaga-lembaga pendidikan mulai dari sekolah dasar sampai tingkat universitas. disini penulis berkesempatan merasakan keramahan orang dari berbagai negara lewat olahraga. ^^,

Epilog

Seberapapun baiknya infrastruktur olahraga, semua kembali lagi ke diri masing-masing. Kenikmatan apapun yang ada didunia ini sesungguhnya akan sirna seketika disaat kesehatan kita dicabut. jadi yuk kita mulai biasakan “berkeringat”, mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang. ^^